Back to All Artikels

Pertahankan klien dengan Social Trading: 3 langkah sederhana

Dasar-dasar
Konversi lead menjadi klien

Mempertahankan klien sama pentingnya dengan menarik klien baru. Social Trading menjadi alat yang efektif untuk mencegah klien meninggalkan platform. Solusi ini menawarkan pengalaman trading baru tanpa mengharuskan strategi aktif, dengan penyedia sinyal terverifikasi dan program bonus sebagai mekanisme retensi utama.
Untuk memahami cara mempertahankan klien, mari kita lihat alasan mereka mungkin ingin pergi:

  1. Mereka tidak memiliki cukup waktu untuk trading secara aktif;
  2. Mereka belum cukup berpengalaman dan sering kehilangan uang;
  3. Mereka tertarik pada bonus dan ketentuan yang ditawarkan perusahaan lain;
  4. Mereka bosan dengan rutinitas trading.

Broker dapat menjawab kebutuhan tersebut dengan menerapkan tiga langkah sederhana berikut.

Langkah 1: Tawarkan pengalaman trading baru kepada klien

Pendekatan tradisional untuk mempertahankan klien sering berfokus pada dorongan agar mereka lebih aktif trading. Namun, pendekatan ini tidak cocok bagi semua orang. Banyak klien tertarik pada pasar keuangan tetapi lebih memilih peran pasif. Social Trading menjadi penghubung antara klien tersebut dan dunia trading.
Dengan Social Trading, klien tidak harus aktif trading untuk tetap terlibat. Mereka dapat memilih trader berpengalaman sebagai penyedia sinyal dan berlangganan untuk menyalin trading-nya. Solusi yang baik menyediakan berbagai mode penyalinan, termasuk mode proporsional, serta alat manajemen risiko otomatis. Dengan demikian, klien dapat tetap berpartisipasi tanpa tekanan trading aktif.

Langkah 2: Bangun hubungan berdasarkan kepercayaan

Kepercayaan adalah dasar retensi klien. Social Trading mempermudahnya dengan menghadirkan penyedia sinyal terverifikasi yang telah melewati proses evaluasi ketat. Klien tidak perlu mencari penyedia tepercaya atau melakukan pemeriksaan sendiri karena broker telah memvalidasinya.
Broker dapat menilai keterampilan dan keandalan penyedia sinyal melalui kebijakan KYC. Proses ini mencakup analisis akun trading di platform sebelumnya, kehadiran di media, dan masukan klien. Evaluasi biasanya dimulai dari riwayat trading: konsistensi, manajemen risiko, dan profitabilitas. Kemampuan juga dapat dinilai melalui akun demo tanpa risiko keuangan nyata.
Klien merasa lebih aman saat mengikuti strategi penyedia sinyal yang disetujui secara resmi. Kepercayaan tersebut meningkatkan kredibilitas platform dan membuat klien tidak mudah mencari alternatif lain.

Langkah 3: Tambahkan bonus

Retensi tradisional sering mengandalkan bonus menarik, mulai dari bonus pendaftaran hingga cashback. Menambahkan program bonus sebagai argumen terakhir dapat membantu mempertahankan segmen klien tertentu. Bentuknya dapat berupa bonus pendaftaran, bonus deposit, rebate, dan cashback berdasarkan jumlah deposit.
Bagi klien yang bosan dengan rutinitas trading, Social Trading menawarkan dua solusi. Pertama, membebaskan mereka dari operasi berulang melalui penyalinan otomatis dan manajemen risiko. Klien tidak perlu terus-menerus aktif trading; mereka cukup mengikuti strategi trader berpengalaman. Perubahan ini menghadirkan pengalaman yang lebih segar dan menarik. 
Pendekatan kedua memberikan peran baru kepada trader sukses di dalam platform. Dengan menyetujui mereka sebagai penyedia sinyal, broker memberi kesempatan untuk membagikan strategi. Peran ini menambah variasi pengalaman sekaligus membuka potensi pendapatan. Klien memperoleh pilihan baru dan broker memperkuat komunitas dengan mengembangkan penyedia sinyal baru.

Jadwalkan presentasi

This field is for validation purposes and should be left unchanged.
Trading platform